Selasa, 16 Juli 2013

105 Tahun Khilafat Ahmadiyah yang Mengherankan

Ajaib, ahmadiyah yang dianggap sesat ternyata justru telah memiliki sytem khilafat yang telah berumur 105 tahun.  Benar-benar di luar perkiraan.  System khilafat yang dibangun pun mengikuti prinsip-prinsip islam.

Khilafat ahmadiyah berdiri tanggal 27 Mei 1908 sehari setelah meninggalnya Mirza Ghulam Ahmad.  Sebelum Mirza Ghulam Ahmad dimakamkan, anggota ahmadiyah berkumpul, kemudian ditunjuklah Alhajj Hakim Nuruddin menjadi penerus Mirza Ghulam Ahmad untuk mengemban missi ahmadiyah, menyebarkan pesan islam ahmadiyah ke seluruh dunia dan membina seluruh anggotanya. Sebelum kewafatannya Mirza ghulam Ahmad menulis sebuah buku yang berisi pemberitahuan mengenai kewafatannya yang sudah dekat dan ia juga menata metodologi kerohanian, keuangan, dan operasional jamaahnya dalam buku yang berjudul alwasiyat.  Di dalamnya berisi wasiyat bagi seluruh warga ahmadiyah dan petunjuk-petunjuk bagi masa depan ahmadiyah.  Mengenai khilafat itu bahkan Ghulam Ahmad menulis:
“… adalah penting bagi kalian untuk menyaksikan Manifestasi (madzhar) kedua juga, dan kedatangannya lebih baik bagi kalian karena ini kekal, kelangsungannya tidak akan berakhir sampai hari kiamat. Dan Manifestasi kedua tidak bisa datang kecuali aku pergi. Tapi ketika aku pergi, Allah akan mengirim Manifestasi kedua itu bagi kalian, yang akan selalu tinggal bersama kalian seperti yang dijanjikan oleh Allah dalam Barahin Ahmadiyah. Dan janji ini bukan untukku. Sebaliknya janji ini adalah untuk kalian, sebagaimana Allah [berbicara kepadaku] berfirman: Aku akan menjadikan Jemaat ini yang merupakan pengikutmu, menang atas yang lain sampai hari kiamat. [Al Wasiyyat]
Khilafatnya yang kini dijabat Hazhrat Mirza Masroor Ahmad (khalifah ke 5 dalam silsilah Ahmadiyah) telah membawahi 200 keamiran di 200 negara di seluruh dunia dengan pengikut lebih dari 200.000.000 orang hampir sama dengan penduduk Indonesia.  Jika seluruh anggota ahmadiyah ini terkumpul di suatu tempat tak pelak lagi sudah bisa menjadi sebuah negara sendiri, tapi itu tidak dilakukan oleh Ahmadiyah karena gerakannya yang mengharamkan politik.  Seluruh pengikut Ahmadiyah di dunia dianjurkan untuk taat dan patuh pada pemerintahan dimanapun mereka tinggal.
13705925211414966817
Mirza Masroor Ahmad khalifah ahmadiyah V (sumber: alislam.org)
Dalam memilih khalifahnya pun ahmadiyah jauh dari hingar bingar kampanye dan segala sesuatu yang berbau politik.  Begitu seorang khalifah meninggal maka satu atau dua hari segera berkumpul perwakilan ahmadiyah dari seluruh dunia guna memilih khalifah pengganti.  Uniknya mereka memilih tanpa mengetahui terlebih dahulu kandidat-kandidat yang akan dipilih.  Begitu perwakilan dari seluruh dunia yang berhak memilih dan dipilih sebagai khalifah berkumpul di suatu tempat, barulah dipersilahkan mengusulkan nama-nama untuk dipilih.  Nama-nama itu diusulkan secara mendadak.  pribadi yang diusulkanpun bukanlah orang yang mengusulkan dirinya atau seseorang yang menginginkan jabatan khalifah itu.  Begitu nama-nama itu didapat barulah diadakan voting tanpa banyak perkenalan mengenai kandidat.  Yang memperoleh suara terbanyak itulah yang diangkat sebagai khalifah, yang kemudian mengambil sumpah baiat dari seluruh anggota ahmadiyah di seluruh dunia.
1370593031289405142
Menarik, menjelang pemilihan khalifah seluruh anggota ahmadiyah dan perwakilan ahmadiyah yang menjadi panitia pemilihan khalifah dari seluruh dunia hanya diinstruksikan untuk berdoa dan tidak diperkenankan membicarakan siapa yang hendaknya dipilih menjadi khalifah.
Cara itu telah berlangsung selama lima periode pemilihan khalifah, selama itu juga jarang terdengar keberatan atau protes kepada khalifah.  Tidak ada keberatan mengenai sikap khalifah, keberatan mengenai kepemimpinannya atau lain sebagainya.  keberatan terhadap seorang khalifah pernah terjadi hanya pada khalifah ahmadiyah yang kedua Basyiruddin Mahmud Ahmad.  Keberatan itu muncul dari kelompok Ahmadiyah Lahore yang menganggap bahwa lembaga khilafat tidak diperlukan setelah Mirza Ghulam Ahmad.  Mereka beranggapan hanya anjuman ahmadiyah lah yang seharusnya tegak bukan khilafat.  Tapi keberatan itupun tak meruntuhkan khilafat ahmadiyah.
Khalifah ahmadiyah yang sudah dijabat 5 kali secara bergantian itu pun selalu dijabat seumur hidup.  Tercatat: AlHajj Hakim Nuruddin, Basyiruddin Mahmud Ahmad, Mirza Nasir Ahmad dan Mirza tahir Ahmad menjabat khalifah seumur hidup hingga kematian mereka.  Belum ada dalam sejarah ahmadiyah seorang khalifah diberhentikan atau diturunkan dari jabatannya sebelum kematiannya.
Unik, disaat umat islam berusaha menegakkan lagi lembaga khilafat dan selalu menemui dinding penghalang ahmadiyah justru berhasil menghidupkan lembaga itu dengan caranya sendiri.  Hizbut tahrir yang sudah melakukan expansi kebeberapa negara islam pun hingga hari ini belum berhasil menegakkan khilafat.  Hanya slogan khilafat yang mereka perdagangkan.  Bak memperdagangkan barang yang belum terwujud.
Arab Saudi pun yang memiliki pengaruh besar di dunia Islam juga kekayaan yang melimpah tak sanggup merangkul dunia Islam untuk menegakkan khilafat.  Keinginan raja Saudi untuk menjadi khalifah pun hingga kini hanya menjadi kisah pengantar tidur.

By, Arif Sadewa (KOMPASIANA)

Ahmadiyah Teraniaya Tetap Berjasa untuk Bangsa dan Agama

13720438521233637836

Golongan yang begitu diterima oleh masyarakat Eropa nyatanya tidak di Indonesia..
Sejarah Ahmadiyah di Indonesia penuh dengan luka namun anehnya penuh juga dengan jasa. Coba lihat rentetan peristiwa penganiayaan atas Ahmadiyah :
  1. Tahun 1993 : Sukawening (Garut) satu masjid dirusak hingga rata dengan tanah

  2. Tahun 2001 : Sambielen (Lombok) : masjid dibakar, satu orang dibunuh dan harta dijarah

  3. Tahun 2002 : Cilacap(Jateng) : satu masjid dibuat rata dengan tanah, Kuningan (Jabar) : delapan masjid dan rumah dirusak parah

  4. Tahun 2003 : Tolenjeng (Tasikmalaya) : masjid dirusak

  5. Tahun 2004 : Kuningan (Jabar) Delapan masjid dirusak beserta rumah warga, Parigi (Jabar) satu masjid dirusak, Arjasari (Bandung) satu masjid dirusak,

  6. Tahun 2005 : Sintang (Kalbar) : satu masjid dan rumah dirusak, Wajo (Sulsel) satu masjid dirusak, Parung (Jabar) markas Ahmadiyah diserang, Ciaruteun (Jabar) satu masjid dirusak, Kuningan (Jabar) delapan masjid disegel masa, Pangauban (Jabar) warga Ahmadiyah dipaksa keluar, Cianjur (Jabar) masjid dan rumah dirusak, Sadasari (Jabar) masjid dirusak

  7. Peristiwa seperti diatas berlangsung terus menerus, parahnya lagi 2011 tiga orang Ahmadiyah tewas mengenaskan dibunuh ramai-ramai yang membuat malu di mata dunia internasional
Bayangkan jika kita anggota Ahmadiyah bagaimana setiap harinya akan mengalami cemoohan dan hinaan yang menyakitkan hati. Ditambah lagi keluar SKB dan berbagai pelarangan mulai dari tingkat Gubernur sampai Walikota. Lengkap rasanya penderitaan mereka.
Uniknya tidak pernah terdengar sedikitpun Ahmadiyah ini melalukan perlawanan anarkis. Jika perlakuan ini terjadi pada golongan kita mungkin akan kita habisi siapapun yang berani mengganggu. Kenapa Ahmadiyah tidak melakukan itu yah?
ANEH BIN AJAIB dibalik penganiayaan kepada Ahmadiyah mereka malah mencetak sejarah yang gemilang bagi bangsa ini bahkan sebelum Bangsa ini merdeka.
Banyak juga jasa dari pengikut Ahmadiyah ini missal saja 1947 : Sayid Syah Muhamad Al-Jaelani meneriman 3 penghargaan dalam usahanya memerdekakan Indonesia.1966 : Arif Rahman Hakim seorang anggota Ahmadiyah digelari Pahlawan Ampera. Mencengangkan lagi, WR Supratman penciptan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan “Ibu Kita Kartini” juga seorang Ahmadiyah. Mungkin masih banyak lagi yang tak dapat saya ketikan di sini.
Tak berhenti disitu saja, sekarang pun Ahmadiyah tercatat sebagai salah satu organisasi Pendonor Mata, Pendonor Darah terbesar dinegeri ini (awas jangan-jangan darah dan mata kita mengalir jasa Ahmadiyah ..hehe..) juga peran dalam social dalam lembaga “Humanity First” dan badan pengobatan Homeopathy telah melayani bangsa ini.
SUNGGUH TER-LA-LU Ahmadiyah ini, banyak juga jasa mu bagi bangsa ini walaupun dirimu dicaci-dibenci
Kata Ulama Ahmadiyah itu sesat musuh umat Muhammad saw., namun rasanya kok mereka itu bermanfaat seperti ajaran suci Muhamad saw.
 By. Anom Manembah (Kompasiana)

Minggu, 19 Mei 2013

Masjid Ahmadiyah Terbesar di BC diresmikan 18 Mei 2013 (Video)


Masjid Ahmadiyah terbesar di BC akan diresmikan di Delta, Sabtu (18 Mei 2013) di 9750, pukul 11 pagi.

Jemaat Ahmadiyah mengajak semua masyarakat British Columbia pada peresmian umum Masjid Baitur Rahman dari 11.00 sampai 14.00. Ribuan tamu termasuk para pejabat diharapkan akan menyaksikan acara pembukaan tersebut.


Ahmadiyah mengajak masyarakat British Columbia untuk mengunjungi resmi kami (www.vancouvermosque.com) dan mendaftarkan diri untuk partisipasi kehadirannya.


Masjid Baiturrahman akan menjadi salah satu masjid terbesar di British Columbia.


Ini adalah suatu kehormatan besar bagi Jemaat Ahmadiyah Kanada bahwa masjid ini akan diresmikan oleh Hadhrat Mirza Masroor Ahmad. Beliau adalah pemimpin agama dunia yang terdepan memperjuangkan dialog antar agama dan perdamaian dunia.


Masjid Baitur Rahmad akan menjadi tempat umum untuk mengadakan kegiatan dialog lintas agama dan komunitas dengan orang-orang dari semua agama untuk mengembangkan perdamaian dan kerukunan.

Sabtu, 30 Maret 2013

Saatnya Untuk Mengetahui Akhlak Sejati Nabi Muhammad saw


Muhammad messenger of peace
By Saima Ahmad | March 5, 2013
Ahmadiyya Times | News Watch | US Desk
Source/Credit: Atlanta Muslim Examiner

Dalam beberapa headline yang lalu seperti "Seorang Perempuan dituduh mendorong seorang seorang pria di depan kereta karena membenci Hindu dan Muslim", "Penembakan di Kuil Sikh di Wisconsin yang menewaskan sekitar 7 orang, termasuk sang penembak" atau "Masjid Missouri hancur Karena kebakaran yang kedua dalam satu bulan" adalah contoh kecenderungan yang mengkhawatirkan yang dilandasi kebencian di Amerika. Sebagian orang mengatakan bahwa ini adalah karena meningkatkan sentimen Islam, imbas dari "ekstremis Islam" yang telah menggangu perdamaian dan merenggut nyawa yang tak berdosa di seluruh dunia. Memang bahwa hal itu tampaknya merupakan salah satu kemungkinan alasan yang ada, tetapi sebuah studi tahun lalu juga menunjukkan bahwa meningkatnya 'Islamophobia' tahun lalu juga bisa dilacak berupa jutaan dolar yang dihabiskan untuk media mainstream oleh beberapa organisasi yang mendukung 'kebencian anti-muslim di Amerika' dalam satu dekade setelah 11 September.

Dalam hal ini bangsa yang beragam dimana satu dari lima memilih untuk memisahkan diri dari agama apapun atau mereka yang memiliki pengetahuan agama yang kurang, ada kebutuhan yang besar bagi orang-orang untuk berhenti dari hidup dalam ketakutan terhadap penduduk yang kurang dari satu persen di negeri ini yang menyebut diri mereka Muslim.

Jamaah Muslim Ahmadiyah USA memberikan kesempatan langka kepada semua keyakinan agama dan etnis untuk mempelajari lebih jauh tentang pendiri Islam Muhammad (saw) dengan menghadiri konferensi yang bertajuk "Muhammad, Messenger of Peace" yang diadakan di 73 cabang Ahmadiyah di Amerika. 

Sementara umat Islam meyakini bahwa Nabi Muhammad saw telah diutus sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia (Quran 21:108), Muhammad saw disisi lain masih menjadi seorang pemimpin yang sangat banyak disalahpahami di dunia saat ini. Dalam kata-kata Mahatma Gandhi, "Saya menjadi lebih yakin dari sebelumnya bahwa bukanlah pedang yang memenangkan Islam...Saya semakin bertambah yakin bahkan kemenangan yang didapat oleh Islam pada masa-masa itu bukanlah dari ayunan pedang...kesederhanaannya yang gigih, keikhlasan Nabi yang telah mencapai puncaknya, kehati-hatian terhadap semua amanat yang diembannya, pengabdian yang mendalam terhadap para sahabat dan pengikutnya, keberaniannya, ketidaktakutannya, keyakinan yang sempurna terhadap Tuhan dan misinya."

Tidak ada yang meragukan kecintaan umat Islam terhadap Nabi Muhammad (saw) atau keinginan mereka untuk menegakkan kehormatannya setiap saat. Namun, kesediaan beberapa orang untuk mengabdikan diri mereka sendiri atau orang lain untuk menanggapi penghinaan sayangnya tidak Islami. Pemimpin Jamaah Muslim Ahmadiyah seluruh dunia, Mirza Masroor Ahmad menjelaskan bahwa cara yang tepat untuk menunjukkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw adalah dengan 'menerapkan praktek ajaran Islam dalam amal sehari-hari". Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa, "adalah sia-sia dengan beraksi dengan cara membakar atau merusak fasilitas-fasilitas... atau membunuh..ejekan tidak akan mempengaruhi kehormatan dan martabat Nabi Muhammad saw."

Dalam dunia modern orang-orang dari agama lain akan biasa-biasa saja tiap kali pendiri agama mereka tidak dihormati, tetapi untuk kepentingan memelihara perdamaian dan untuk mengurangi permusuhan antara orang-orang dari kepercaaan yang berbeda, mengejek, menghina setiap pendiri agama harus dihindari. Hal ini sangat penting karena tindakan tersebut melampaui batas-batas nilai kasih sayang dan kebaikan yang diajarkan oleh semua agama di dunia.

Meskipun sangat penting untuk menggalakkan dialog antar agama dan pendidikan tetapi sama pentingnya bagi umat Islam untuk menghentikan reaksi yang tak rasional setiap kali mereka yang fanatik terhadap agamanya tidak menghormati Rasulullah saw melalui kartun atau film. 

Dengan menggelar konferensi untuk menyajikan akhlak sejati Nabi Muhammad saw oleh Ahmadiyah Amerika hal itu merupakan respon yang bersifat mendidik oleh masyarakat untuk membangun jembatan saling memahami.

Kunjungi www.muslimsforpeace/events untuk tahu lebih lanjut tentang upaya ini dan menemukan kegiatan yang terdekat.

Terjemah: Jusman

MTA LIVE STREAMING


Minggu, 11 November 2012

Jamaah Ahmadiyah Nigeria meluluskan 43 Hafiz Quran dan 22 Mubaligh






Syukur Alhamdulillah kita pajatkan kepada Allah taala bahwa saya ingin menginformasikan kepada semua warga Ahmadi bahwa Jamiah Ahmadiyah Nigeria dan Madrosatu Tahfidhul Qur'an Nigeria telah menggelar upacara wisuda bagi Mubaligh-Mubaligh baru dan Hufadh-ul-Qur'an pada hari Minggu 15 Juli 2012.

Sebanyak 43 Hafiz Qur'an dan 22 Mubaligh lulus dari dua sekolah Ahmadiyah tersebut.

Puncak acara adalah pengumuman bahwa insyallah Madrasah-u-tahfidh-ul-Qur'an Nigeria segera akan mengadakan upacara wisuda Hufaadhat-ul-Qur'an (Hafidh perempuan ) pertama.

Silahkan bergabung dalam acara perayaan ini, terutama Huzur kita tercinta Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (atba), Amir Jamaah Ahmadiyah Nigeria Alhaj (Dr) Mash-hud Adenrele Fashola dan Raisuttabligh Ahmadiyah Nigeria, Maulana Abdul Khalique Nayar pada kesempatan ini. (jusman)

Sumber: http://www.themuslimtimes.org/2012/07/religion/islam/ahmadiyya-muslim-jamaat-nigeria-graduates-39-hafiz-e-quran-and-22-missionaries

"Kisah Mengagumkan Rasulullah" : Sebuah Acara oleh Ahmadiyah Kanada






Sebuah acara untuk mengenang kehidupan Rasulullah saw akan diadakan di gedung bergengsi, Gedung Roy Thompson di Toronto, Kanada. Acara yang akan diadakan Selasa, 20 November 2012 Ini akan mengambil tema "Muhammad [saw] - Kisah Mengagumkan Dari Nabi Muhammad saw".

Acara ini diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Ahmadiyah Kanada sebagai upaya menanggapi film anti Islam baru-baru ini, the Innocence of Muslims yang menyajikan gambaran yang vulgar dan fiksi tentang kehidupan Nabi Muhammad saw, Ahmadiyah di seluruh dunia memulai kampanye event ini yang dirancang untuk menekankan esensi sejati dari kehidupan Nabi Muhammad saw.

Film keji ini dibuat di Amerika Serikat, yang disebarkan oleh seorang Kristen Koptik yang memiliki riwayat hukuman penjara atas tindak pidananya sebelumnya.

Para anggota Ahmadiyah berharap acara tersebut akan membahas tuduhan yang tertuju kepada Nabi Muhammad saw.

"Kami berharap ini akan memberikan sedikit cahaya terang yang sangat dibutuhkan pada ajaran dan akhlak beliau saw." dalam salah satu pernyataan resmi yang dibuat Ahmadiyah dalam menanggapi film jahat tersebut.

Acara ini akan berlangsung selama dua jam mulai pukul 18:30 WIB dan akan disediakan jamuan makanan, demikian pengumuman yang dibuat. (jusman)

Untuk informasi selengkapnya dan  pendaftaran bisa dilihat di laman ini: http://www.islamevents.ca/event/jsn2012/invite.htm/event/jsn2012/invite.htm

Sabtu, 27 Oktober 2012

Keindahan dan kesempurnaan Al-Qur’an


Kitab Suci Al-Qur’an merupakan mutiara yang langka. Bagian luarnya adalah Nur, bagian dalamnya juga Nur, begitu pula bagian atas dan bawahnya adalah Nur semata serta Nur disetiap kata di dalamnya. Kitab ini merupakan taman ruhani yang rangkaian buahnya mudah dijangkau dan melalui mana mengalir banyak sungai. Semua bentuk kemaslahatan bisa ditemukan di dalamnya dan setiap obor penunjuk jalan dinyalakan daripadanya. 
Nur Kitab ini telah menembus hatiku dan aku tidak akan mungkin memperolehnya dengan cara lain. Jika tidak ada Al-Qur’an maka aku tidak akan menemukan kegembiraan hidup.

Keindahannya jauh melampaui kecantikan seratus ribu Nabi Yusuf. Aku amat cenderung kepadanya dan meresapkan rahmatnya ke dalam hati. Kitab ini telah menghidupkan aku sebagaimana laiknya sebuah embrio dihidupi dan betapa indah pengaruhnya atas kalbuku. Kecantikannya telah menarik keluar jiwaku. Dalam sebuah kashaf dikemukakan kepadaku bahwa taman kesucian itu diairi oleh Al-Qur’an yang merupakan gelombang samudra air kehidupan. Barangsiapa yang meminum daripadanya akan menjadi hidup dan membawa kehidupan kepada manusia lainnya. (Ayena Kamalati Islam, Qadian, Riyadh Hind Press, 1893; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 5, hal. 545-546, London, 1984).
* * *
Sebutan Khataman Nabiyin yang dikenakan kepada Hadzrat Rasulullah s.a.w. mengharuskan bahwa Kitab yang diwahyukan kepada beliau adalah juga kitab yang paling sempurna dibanding semua kitab-kitab samawi lainnya serta merangkum keseluruhan keluhuran ajaran ruhani. Ketentuannya adalah sebagaimana tingkat derajat kekuatan ruhani dan kesempurnaan batin dari sosok yang menerima wahyu Allah, begitu pulalah derajat kekuatan dan keagungan dari firman bersangkutan. Mengingat kekuatan ruhani dan kesempurnaan batin Hadzrat Rasulullah s.a.w. adalah dari tingkat yang paling luhur, yang tidak akan mungkin disamai atau dilampaui oleh orang lain, demikian jugalah derajat Kitab Suci Al-Qur’an yang keluhurannya tidak akan bisa dicapai oleh Kitab-kitab samawi terdahulu. Kemampuan dan kekuatan ruhani Hadzrat Rasulullah s.a.w. adalah yang tertinggi dari semuanya, dimana semua bentuk kesempurnaan telah mencapai puncaknya dalam diri beliau. Karena itu Kitab Suci Al-Qur’an yang diwahyukan kepada beliau adalah juga Kitab yang sempurna dimana keluhuran daripada mukjizat firman mencapai titik tertinggi di dalamnya.
Dengan demikian beliau itu adalah Khataman Nabiyin dan Kitab beliau menjadi Khatamal Kutub. Dari sudut pandang setiap aspek suatu firman Tuhan, Kitab Suci Al-Qur’an menempati derajat tertinggi. Kesempurnaan Kitab Suci Al-Qur’an bisa diamati dimana keajaiban rangkumannya bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, baik dari segi keindahan komposisi, dari urutan pokok pembahasan, dari ajaran yang tercantum serta dari kesempurnaan buah ajarannya. Karena itulah Al-Qur’an tidak memerlukan padanannya dari sudut pandang apa pun, bahkan Kitab ini melontarkan tantangan umum memper¬tanyakan apakah ada yang mampu menyamainya dalam segi apa pun. Dari sudut mana pun manusia memilih untuk memandangnya, Kitab ini merupakan mukjizat. (Malfuzat, vol. II, hal. 36-37).
* * *
Kitab Suci Al-Qur’an merupakan sebuah mukjizat yang kapan pun tidak ada dan tidak akan pernah ada padanannya. Gerbang rahmat dan berkatnya selalu tetap terbuka serta tetap cemerlang dan nyata di setiap zaman sebagaimana keadaannya ketika di masa Hadzrat Rasulullah s.a.w. 
Kiranya kita ada memperhatikan bahwa bicara seseorang itu umumnya sejalan dengan ketetapan hatinya. Tambah tinggi ketetapan hati, tujuan serta tekad si pembicara, begitu pulalah mutu dari hasil bicaranya. Wahyu samawi juga mengikuti pola yang sama. Bertambah tinggi ketetapan hati dari sosok yang menerima wahyu Ilahi maka akan bertambah tinggi juga nilai dari wahyu bersangkutan. Mengingat ruang lingkup dari ketetapan hati, kapasitas dan tekad Hadzrat Rasulullah s.a.w. memang sangat luas, maka wahyu yang turun kepada beliau juga bersifat sama. Tidak akan pernah ada lagi manusia yang bisa mencapai derajat ketetapan hati dan keberanian seperti beliau mengingat ajaran beliau tidak terbatas pada suatu kurun waktu atau bangsa tertentu saja sebagaimana halnya yang terjadi pada Nabi-nabi sebelum beliau.

Mengenai beliau yang dikemukakan sebagai sosok yang luhur ada terdapat dalam ayat: 

“Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku Rasul kepada kamu sekalian”“. (S.7 Al-Araf:159)
serta ayat lain:

“Tidaklah Kami mengutus engkau melainkan sebagai rahmat bagi seluruh umat”. (S.21 Al-Anbiya:108).
Siapakah yang dapat menyamai beliau dengan ruang lingkup kenabian dan maksud kedatangan yang demikian luasnya? Sekarang ini kalau pun ada salah satu ayat Al-Qur’an yang diwahyukan kepada seseorang, aku yakin bahwa ruang lingkup wahyu tersebut tidak akan seluas sebagaimana ketika diterima Hadzrat Rasulullah s.a.w. (Malfuzat, vol. III, hal. 57).
* * *
Kebenaran haqiqi yang berkaitan dengan agama dan semua ajaran tentang subyek Ketuhanan serta argumentasi konklusif yang mendukung kebenaran, bersama-sama keajaiban-keajaiban dan wawasan-wawasan sebagaimana terdapat di dalam Kitab Suci Al-Qur’an, semuanya itu berada di luar jangkauan kemampuan dan intelektual manusia untuk memperolehnya sendiri. Jika kita melihat ke masa sebelumnya, kita akan menemukan bahwa tidak ada ahli filosofi atau pun orang bijak yang mampu mengungkapkan semua pengetahuan yang terdapat di dalam Al-Qur’an tersebut. Justru sebaliknya, seluruh pengetahuan dan wawasan tersebut malah dikaruniakan kepada seorang yang sama sekali tidak terpelajar. Beliau tidak pernah mengenyam pendidikan sekolah, atau membaca buku dan tidak juga berkawan dengan orang-orang bijak atau yang terpelajar. Beliau menjalankan kehidupannya di tengah-tengah suatu bangsa yang liar, dilahirkan dan dibesarkan di antara mereka serta berkawan dengan mereka. Bahwa Hadzrat Rasulullah s.a.w. adalah seorang yang buta huruf merupakan hal yang demikian jelas sehingga tidak ada peneliti sejarah Islam yang tidak mengetahuinya. (Barahin Ahmadiyah, sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 1, hal. 561-563, London, 1984)